Suku Bunga The Fed Diprediksi Bakal Naik, Begini Sikap BI

Berita350 Dilihat

Selasa, 25 Juli 2023 – 20:19 WIB

Jakarta – Bank Indonesia (BI) memproyeksikan, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) akan menaikkan suku bunga pada Juli dan September 2023 menjadi 5,75 persen. Hal itu disampaikan Gubernur BI Perry Warjiyo.

Baca Juga :

R&I Naikkan Outlook Rating Utang Indonesia Jadi Positif, Bos BI: Stabilitas Ekonomi RI Diakui

Baseline kami Juli ini naik 25 Basis poin, September juga akan naik 25 basis poin. Sehingga FFR (Federal Funds Rate) akan 5,75 persen di September,” kata Perry dalam konferensi pers di kantornya, Selasa, 25 Juli 2023.

Perry menuturkan, setelah September, diperkirakan the Fed akan berhenti menaikkan suku bunga acuannya. Namun, bukan berarti suku bunga itu akan turun.

Baca Juga :

Rupiah Dibuka Melemah Dipicu Wait and See Pasar

“Tapi setidaknya FFR naik, enggak, naik, enggak itu dari Juli sampai September mulai berkurang. Namun, setelah September pun kemungkinan juga tidak akan naik lagi,” ujarnya.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Gubernur.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo bersama jajaran Deputi Gubernur.

Baca Juga :

Rilis Suku Bunga BI Jadi Sentimen Positif IHSG, Cek Saham-saham Pilihannya

Perry menuturkan, jika suku bunga the Fed naik, dia memastikan BI tidak akan menaikkan suku bunga acuannya. Melainkan, BI akan memberikan ramuan berupa menstabilkan nilai tukar rupiah.

“Bank Indonesia bukan suku bunga, makannya ya pake jamu stabilisasi nilai tukar rupiah, intervensi kan baik, QRIS operation maupun triple intervention kan, yaitu yang terus kita lakukan,” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

“Cadangan devisa kita lebih dari cukup. Sehingga tugasnya cadangan devisa yang kita kumpulkan waktu masuk kita gunakan sekarang,” tambahnya.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Jadwal Sbmptn Di Kota Jayapura 2023

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *