Pembentukan Holding Dinilai Tingkatkan Value BUMN, Ini Penjelasannya

Berita342 Dilihat

Kamis, 10 Agustus 2023 – 10:22 WIB

Jakarta – Kondisi perusahaan BUMN secara struktural dinilai bisa diakselerasi melalui transformasi bisnis dan perbaikan tata kelola perusahaan (good corporate governance). Pembentukan holding BUMN juga harus terus berlanjut dengan berbasis kualitas apabila Pemerintah ingin memperbaiki kinerja menjelang akhir pemerintahan.

Baca Juga :

Rampung Pemeriksaan Kasus Pencemaran Nama Baik, Kamaruddin Simanjuntak Dicecar 16 Pertanyaan

“Dengan pembentukan holding maka bisa terjadi peningkatan nilai (value) oleh karenanya strategi ke depan bukan lagi kuantiti namun lebih kepada kualitas,” ucap pengamat BUMN Toto Pranoto di Jakarta, dikutip Kamis, 10 Agustus 2023.

Toto menjelaskan, artinya bukan lagi bicara berapa holding BUMN akan dibentuk. Tapi, bagaimana menciptakan nilai (value creation) agar lebih baik sehingga daya saing BUMN holding bisa meningkat.

Baca Juga :

Siap Jadi Pemain Utama Rantai Pasok Ekosistem EV, Bos MIND ID: Kami Sedang Berproses

Gedung Kementerian BUMN.

“Saat ini ada 100 BUMN (sebagian sudah  menjadi anak BUMN karena proses holding, atau bergabung jadi satu karena merger). Dari jumlah itu terdapat 25 BUMN pada posisi teratas yang mampu menghasilkan lebih dari 85 persen total pendapatan dan laba dari seluruh BUMN,” kata Toto.

Baca Juga :

Karyawan BUMN Ditangkap di Bekasi Terkait Terorisme, PT KAI Buka Suara

Artinya hanya BUMN unggulan saja yang mampu mempunyai kinerja relatif bagus. Sisanya sebagian besar masuk kategori BUMN yang tidak perform.

Lebih lanjut Toto menilai, proses pengawasan dan evaluasi perusahaan BUMN yang dilakukan Kementerian BUMN saat ini sudah baik. Begitu pula pengawasan dan evaluasi atas seluruh proyek infrastruktur termasuk di sektor transportasi yang dikerjakan sejumlah BUMN Karya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *