IMF Revisi ke Atas Pertumbuhan Ekonomi Global Jadi 3 Persen, Sri Mulyani Bicara Dampaknya

Berita335 Dilihat

Selasa, 1 Agustus 2023 – 16:57 WIB

Jakarta – International Monetary Fund (IMF) merevisi ke atas pertumbuhan ekonomi global pada 2023 menjadi 3,0 persen secara year on year (yoy). Sebelumnya, IMF memproyeksikan ekonomi global tumbuh sebesar 2,8 persen yoy.

Baca Juga :

Sri Mulyani Ngaku Deg-degan Soal Janji Jokowi Buat Dana Abadi Perguruan Tinggi

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, Pertumbuhan Amerika Serikat (AS) dan beberapa negara maju di Eropa diperkirakan lebih baik dari proyeksi sebelumnya.

“IMF merevisi kembali proyeksi pertumbuhan globalnya menjadi 3,0 persen yoy di 2023,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers di Kantor OJK, Jakarta, Selasa, 1 Agustus 2023.

Baca Juga :

Belanja APBN 2023 Tinggal 60 %, Sri Mulyani Wanti-wanti Ini soalPengadaan Barang dan Jasa

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)

Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK)

Bendahara Negara ini menuturkan, untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi Tiongkok akan tetap sama. Namun, masih terdapat risiko tertahannya konsumsi dan investasi terutama sektor properti.

Baca Juga :

Realisasi Belanja Produk Dalam Negeri Baru Rp 387 Triliun dari Target Rp 1.112 Triliun

Dia melanjutkan, untuk tekanan inflasi di negara maju juga masih akan relatif tinggi. Hal itu dipengaruhi oleh perekonomian yang lebih kuat dan pasar tenaga kerja yang ketat.

“Hal ini diperkirakan akan mendorong kenaikan lebih lanjut suku bunga kebijakan moneter di negara maju, termasuk Federal Funds Rate (FFR),” jelasnya.

Halaman Selanjutnya

Dengan perkembangan tersebut, jelas Sri Mulyani, menyebabkan aliran modal ke negara berkembang akan lebih selektif. Dan meningkatkan tekanan nilai tukar di negara berkembang, termasuk Indonesia.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  3 Tempat Terbaik Menyaksikan Aurora di Alaska dan Kanada

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *