Divestasi Saham Vale Belum Juga Rampung, Ini Kata Menteri BUMN

Berita361 Dilihat

Senin, 14 Agustus 2023 – 15:20 WIB

Jakarta – Meskipun ditargetkan rampung pada akhir Juli 2023 lalu, namun proses divestasi saham PT Vale Indonesia Tbk (INCO) kepada pemerintah Indonesia sampai saat ini belum juga selesai.

Baca Juga :

Kancing Baju Erick Thohir Dibuka Saat Upacara HUT RI ke-78 di Istana, Begini Klarifikasi Pak Basuki

Menteri BUMN, Erick Thohir mengatakan, setidaknya sampai saat ini sudah ada kesepakatan terkait kebijakan peralihan saham Vale Indonesia tersebut, sehingga ke depannya dibutuhkan kebijakan yang transparan dalam upaya-upaya penyelesaiannya.

“Kita dorong Kementerian ESDM membuat kebijakan yang baik buat semuanya. Harus ada transparansi kebijakan. Alhamdulillah Menteri ESDM mendukung,” kata Erick di Forum Sinergi BUMN-Swasta, kawasan SCBD, Jakarta, Senin, 14 Agustus 2023.

Baca Juga :

Bikin Ketawa, Pak Basuki Usilin Erick Thohir saat Upacara HUT RI ke-78 di Istana

Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketum Kadin Arsjad Rasjid.

Menteri BUMN Erick Thohir dan Ketum Kadin Arsjad Rasjid.

Photo :

  • VIVA/Mohammad Yudha Prasetya.

Dia berharap, divestasi saham Vale bisa dilakukan sesuai aturan, sehingga pemerintah bisa menjadi pemegang saham mayoritasnya. Itu sebagaimana proses divestasi peralihan saham Freeport Indonesia, yang sejak 2018 sudah dimiliki mayoritas oleh pemerintah Indonesia melalui MIND ID sebagian BUMN.

Baca Juga :

Karyawan KAI Jadi Tersangka Teroris, Menteri BUMN Buka Suara

“Bukan saya anti investasi asing, mohon maaf nih. Tapi ini kan kebijakan untuk harus relinquish (melepaskan saham),” kata Erick.

“Tidak ada kaitannya dengan pembelian saham MIND ID ke Vale, itu proses business-to-business. Diharapkan bisa rampung sesegera mungkin. Jadi ada dua konteks berbeda di payung yang sama,” ujarnya.

img_title



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *