Dirjen Pajak Ungkap Tax Ratio RI Kecil saat Pandemi, Simak Penjelasannya

Berita390 Dilihat

Rabu, 26 Juli 2023 – 18:49 WIB

Jakarta – Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan, Suryo Utomo mengatakan, tax ratio Indonesia saat ini masih terbilang kecil, terutama saat menghadapi pandemi COVID-19 yang melanda dunia dan Indonesia beberapa tahun lalu.

Baca Juga :

Sektor Industri Kontributor Tertinggi Pajak pada Semester I – 2023

“Tax ratio kita kecil, apalagi di tahun 2021 saat kita mengalami pandemi COVID-19 yang sangat luar biasa,” kata Suryo dalam ‘Seminar Nasional Perpajakan Hipmi Tax Center’, di kawasan Sudirman, Jakarta, Rabu, 26 Juli 2023.

Dia mengatakan, bahkan pada tahun 2020 silam, penerimaan pajak Indonesia tercatat tumbuh minus hingga mencapai -23 persen.

Baca Juga :

Pariwisata Indonesia Masuk Daftar Negara yang Mampu Bertahan saat Pandemi

“Padahal pada waktu sebelum 2020 atau sebelum COVID-19, penerimaan pajak kita sudah di atas 10,4 persen,” ujarnya.

Ilustrasi pajak.

Baca Juga :

Dukung Kinerja Ekspor, Bea Cukai Jogja Kembali Berikan Fasilitas KITE IKM

Meski demikian, Suryo memastikan bahwa di rentang tahun 2021-2023, pemerintah masih bisa meng-cover setiap pertumbuhan ekonomi dan inflasi supaya menjadi penerimaan negara.

Dia menekankan, capaian-capaian positif semacam itu bukan karena kinerja Ditjen Pajak semata, melainkan juga karena besarnya peran masyarakat khususnya para wajib pajak dalam melaksanakan kewajiban perpajakannya.

Halaman Selanjutnya

“Alhamdulillah di 2 tahun terakhir tax buoyancy di atas 1, dan capaian penerimaan di atas 100 persen terus. Ini bukan karena saya semata, tapi juga karena bapak dan ibu wajib pajak yang betul-betul memberikan kontribusi kepada negara,” kata Suryo.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  พระราชทานอภัยโทษ video viral link full

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *