Bank Indonesia Tahan Suku Bunga Acuan di 5,75 Persen, Ini Pertimbangannya

Berita374 Dilihat

Selasa, 25 Juli 2023 – 14:38 WIB

Jakarta – Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia (RDG BI) pada 24-25 Juli 2023 memutuskan untuk kembali menahan suku bunga acuan BI 7-Days Reverse Repo Rate di 5,75 persen. Dengan demikian, BI telah menahan suku bunga acuannya sejak Februari 2023.

Baca Juga :

Kemenko Perekonomian Dorong Bonus Demografi Genjot Ekonomi RI Jadi Negara Maju

“RDG BI pada tanggal 24-25 Juli 2023 memutuskan untuk mempertahankan BI 7-Days Reverse Repo Rate di 5,75 persen,” kata Gubernur BI Perry Warjiyo dalam konferensi pers di kantornya, Selasa, 25 Juli 2023.

Adapun dengan tidak dilakukannya kenaikan suku bunga acuan tersebut, maka suku bunga deposit facility tetap sebesar 5,00 persen dan suku bunga lending facility di 6,50 persen.

Baca Juga :

R&I Naikkan Outlook Rating Utang Indonesia Jadi Positif, Bos BI: Stabilitas Ekonomi RI Diakui

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

Gubernur Bank Indonesia, Perry Warjiyo.

“Keputusan ini konsisten dengan stance kebijakan moneter untuk memastikan inflasi tetap terkendali dalam kisaran 3 plus minus 1 persen pada sisa tahun 2023,” jelasnya.

Baca Juga :

30 Negara Jadi Pasien IMF, Airlangga Ungkap Kondisi Indonesia

Perry menuturkan, fokus kebijakan diarahkan pada penguatan stabilisasi nilai rupiah untuk mengendalikan inflasi barang impor dan memitigasi dampak rambatan ketidakpastian pasar keuangan global.

Sebelumnya, Ekonom Makroekonomi dan Pasar Keuangan di Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat (LPEM) FEB UI, Teuku Riefky memperkirakan, untuk bulan ini BI akan kembali mempertahankan suku bunga acuannya di 5,75 persen.

Halaman Selanjutnya

“Kami melihat BI harus mempertahankan suku bunga kebijakannya pada 5,75 persen, dengan tetap menjaga stabilitas nilai tukar dan harga domestik,” kata Riefky dalam laporannya.

img_title



Quoted From Many Source

Baca Juga  Taylor Swift Memberikan Bonus kepada Sopir Truk dan Kru yang Bekerja di The Eras Tour

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *