PPP DKI Dukung Langkah DPP Ajukan Gugatan Pemilu ke Mahkamah Konstitusi

Apartemen12 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Dewan Pimpinan Wilayah Partai Persatuan Pembangunan (DPW PPP) Provinsi DKI Jakarta mendukung langkah DPP yang mengajukan gugatan Pemilu ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Diketahui, perolehan suara dari partai bergambar Kabah ini anjlok pada Pileg 14 Februari 2024 lalu, karena tidak mencapai batas ambang parlemen atau parliamentary threshold (PT) sebesar 4 persen.

Berdasarkan hasil pleno terbuka KPU RI pada 20 Maret 2024 lalu, PPP ditetapkan memperoleh 5.878.777 suara atau 3,87 persen dari suara sah nasional.

Peristiwa ini menjadi fenomena bersejarah, karena baru pertama kali PPP gagal masuk di Parlemen Senayan, Jakarta Pusat.

Ketua DPW PPP Provinsi DKI Jakarta H. Syaiful Dasuki mengapresiasi langkah DPP PPP.

Diketahui, DPP PPP telah mengajukan Permohonan Sengketa Penetapan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) ke MK pada Sabtu (23/3/2024) lalu.

Baca juga: Andai Lolos Gugatan Parliamentary Threshold di MK, PPP Siap Merapat ke Prabowo-Gibran

“Kami menyambut baik langkah DPP PPP untuk mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi, karena dari data yang kami peroleh, memang secara nasional suara PPP lebih dari 4 persen,” kata Syaiful dari keterangannya yang dikutip pada Senin (1/4/2024).

Syaiful meyakini sebagai partai lama, PPP tidak mungkin gagal menembus PT sebesar 4 persen.

Apalagi seluruh kader PPP di Indonesia telah berjuang sekuat tenaga, waktu dan biaya untuk meraih suara dan kursi di seluruh daerah pemilihan.

“Kerja keras kader-kader ini tidak mungkin mengkhianati hasil perolehan suara di Pemilu 2024,” ungkap Wakil Menteri Agama RI ini.

Karena itu, kata dia, sudah sepantasnya DPP PPP mengambil langkah hukum hasil pemilu ke MK.

Upaya keras ini dilakukan agar suara PPP yang mungkin berbeda dengan hasil rekapitulasi KPU dapat menjadi pertimbangan Hakim MK.

Baca Juga  PLN Indonesia Power Kerahkan Ribuan Personil Saat Malam Takbir 1445 Hijriah

Baca juga: Gagal di Pemilu 2024, PPP Buka Peluang Sandiaga Uno Maju di Pilkada DKI Jakarta

“Data C1 hasil penghitungan suara di TPS banyak yang tidak sinkron dengan D Hasil di tingkat kota maupun provinsi maka dengan bukti-bukti dan saksi-saksi yang dimiliki DPP PPP dalam menghadapi persidangan MK, kami yakin Yang Mulia Hakim Mahkamah Konstitusi akan mengabulkan permohonan kami,” ungkap Syaiful.

Dia juga meminta agar semua kader dan pengurus PPP khususnya di DKI Jakarta untuk terus mendoakan dan memberikan dukungan kepada DPP demi menyelamatkan partai agar tetap lolos PT 4 persen.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *