Polisi Temukan Kartu UNHCR Milik Penyelundup Pengungsi Rohingya, 3 Penyelundup Kabur ke Hutan

Apartemen278 Dilihat

WARTAKOTALIVECOM –– Pengungsi Rohingya yang tiba di Aceh dari Bangladesh jumlah mereka saat ini sudah mencapai ribuan orang dan ternyata kedatangan mereka sudah direncanakan sebelumnya.

Hal itu terungkap dari pernyataan pengungsi Rohingya yang saat ini berada di penampungan sementara di Desa Kulee, Kabupaten Pidie.

Menurut para pengungsi perjalanan mereka ke Indonesia tidak gratis, mereka pun harus membayar sejumlah uang kepada perantara atau agen.

Mereka memilih tujuan ke Indonesia karena biayanya lebih murah dibanding harus ke Malaysia.

Dan untuk sampai di Indonesia, khususnya Aceh, mereka membayar ke agen senilai Rp 14 juta untuk dewasa dan Rp 7 juta untuk anak-anak.

Sementara itu pihak kepolisian di Aceh saat ini sudah mengamankan agen atau perantara yang menyelundupkann warga Rohingya ke Indonesia.

Salah satu agen tersebut berinisial HM (70), penyelundup pengungsi Rohingya yang berhasil ditangkap Satuan Reskrim Polres Pidie di Kamp Mina Raya, Kecamatan Padang Tiji, Pidie pada November 2023.

Ia diduga menyelundupkan para pengungsi Rohingya bersama dua rekannya yakni Zahangir dan Saber.

Dilansir dari Kompas.com Kapolres Pidie, Imam Asfali membenarkan ungkapan para pengungsi Rohingya bahwa untuk sampai ke Indonesia mereka membayar sejumlah uang kepada HM.

Imam Asfali mengatakan dari hasil pemeriksaan terhadap HM selain ongkos yang dibebankan kepada para pengungsi.

Selain itu ia juga mengungkap bahwa dari tangan HM, petugas kepolisian menemukan kartu UNHCR.

Dan saat ini pihak kepolisian masih memburu tiga orang lainnya yang diduga terlibat dalam sindikat penyelundupan pengungsi Rohingya.

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Pidie AKBP Imam Asfali mengatakan, tiga orang yang menjadi buronan polisi ialah Nababai, Saber, dan Zahrangi.

Rekan HM tersebut melompat dari kapal dan melarikan diri ke hutan.

Baca Juga  TKN Fanta Prabowo-Gibran Resmikan Dapur Indonesia Maju, Produksi Ribuan Porsi Makanan di Jakarta

Mereka kabur usai mendaratkan satu kapal bermuatan 194 Rohingya di tepi Pantai Gampong Blang Raya, Kecamatan Muara Tiga (Laweung), Kabupaten Pidie, Aceh, pada 14 November 2023.

 “HM awalnya ditangkap pemuda Laweung karena tidak sanggup kabur, mengingat usia telah tua,” ujarnya, Kamis (7/12/2023),

Dalam sindikat penyelundupan manusia itu, Zahangir bertugas sebagai agen dan Saber menjadi kapten kapal.

Kini, para pelaku yang kabur telah dimasukkan dalam daftar pencarian orang (DPO) Polres Pidie.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *