Pentingnya Membangun Bisnis Keluarga yang Lincah di Sektor Agribisnis

Apartemen318 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM — Industri agribisnis memainkan peran sangat penting dalam produksi dan rantai pasok pangan global, termasuk menjamin ketahanan dan ketersediaan pangan dunia.

Meski perannya sangat strategis, masih banyak industri agribisnis di berbagai belahan dunia yang dikelola oleh perusahaan keluarga, dan menjadi bagian dari bisnis keluarga atau family business (fambiz).

Dalam perjalanannya perusahaan agribisnis tersebut terus menghadapi banyak tantangan sebagai akibat dari berbagai perubahan yang terjadi di lingkungan eksternal maupun internal.

Misalnya, dari sisi eksternal, pasar komoditi agribisnis dunia belakangan menjadi sangat berfluktuasi akibat berbagai faktor, di antaranya, terjadinya perubahan iklim (pemanasan global) dan geopolitik dunia, seperti perang Rusia vs Ukraina.

Sementara, dari sisi internal juga ada masalah yang terkait dengan perencanaan suksesi, rendahnya minat anak-anak muda untuk terjun ke industri agribisnis, masalah diversifikasi bisnis hingga isu-isu yang terkait dengan keberlanjutan.

Baca juga: KPU DKI Jakarta Terima 123.064 Bilik Suara Pemilu 2024 untuk Enam Satuan Kerja

Baca juga: Prabowo Sambut Kedatangan Kaesang dengan Sangat Meriah, Pengamat: Kaesang Bisa Jumawa

Maka, membangun bisnis keluarga yang lincah terhadap berbagai perubahan menjadi sangat penting.

Apalagi sekarang ini perubahan terjadi dengan sangat cepat, terutama dipicu perkembangan teknologi, termasuk teknologi digital.

Pentingnya membangun bisnis keluarga di sektor Agribisnis ini dibahas dalam Road to ICFBE 2023 di Fabrication Laboratory (Fablab) Jababeka, gedung President University Convention Center (PUCC) lantai 1, Jl. H Usmar Ismail, Kota Jababeka, Cikarang, baru-baru ini.

Road to ICFBE 2023 adalah rangkaian kegiatan yang dilakukan Fakultas Bisnis, President University (Presuniv), untuk menyongsong penyelenggaraan International Conference on Family Business and Entrepreneuship (ICFBE) pada 30 November hingga 1 Desember 2023.

Tahun 2023 ini ICFBE mengusung tema Moving Forward, Moving Upward: Resilience and Innovation for Family Business and SMEs.

Baca Juga  Tak Ingin Tinggal Glanggang Colong Playu, Mahfud MD: Saya Harus Bertemu Jokowi Langsung

Baca juga: Dikabarkan Pacaran Usai Cinta Lokasi, Zoe Abbas Jackson dan Antonio Blanco Jr Sebut Hanya Bersahabat

Baca juga: Cak Imin Tes Kesehatan ke RS Fatmawati Tanpa Anies Baswedan: Semoga Hasilnya Bagus

Hadir dalam ajang Road to ICFBE 2023, Wakil Rektor Presuniv Bidang Sumber Daya Maria Jacinta Arquisola MHRM, Ph.D., Dekan Fakultas Bisnis Dr. Iman Permana, BS (PE), MM, Ketua Program Studi (Prodi) Business Administration Suresh Kumar, ST, M.Si., Ketua Prodi Agribisnis Dr. Dani Lukman, SP, serta beberapa dosen dan tim pelaksana ICFBE 2023.

ICBFE 2023 akan menjadi momen istimewa bagi Presuniv. Selain penyelenggaraannya yang sudah memasuki tahun ke-7, ICFBE kali ini juga akan go international karena bakal digelar di Kuching, Sarawak, Malaysia.

“Ini menjadi milestone bagi ICFBE dan Presuniv, karena untuk pertama kalinya ICFBE diselenggarakan di luar Indonesia,” kata Maria Jacinta Arquisola.

Maria Jacinta Arquisola  juga menekankan pentingnya topik dan pemilihan lokasi. Isu-isu yang dibahas dalam ICFBE 2023 kali ini sangat strategis, seperti isu keberlanjutan (sustainability), perubahan iklim, serta perkembangan dan adopsi teknologi.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *