Mahkamah Konstitusi Harus Lakukan Perbaikan Menyeluruh untuk Dapat Kepercayaan Masyarakat

Apartemen292 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA – Mahkamah Konstitusi (MK) saat ini dinilai harus melakukan perbaikan secara menyeluruh pascaputusan terkait batas usia capres-cawapres beberapa waktu lalu. 

Tokoh nasional pendidikan, Erry Riyana menyampaikan pesan agar MK segera untuk melakukan perbaikan yang benar-benar menyeluruh.

Pasalnya MK diprediksi bakal menghadapi satu kasus terdekat yakni perihal Pemilihan Umum (Pemilu).

“Karena yang kita hadapi dalam jangka pendek adalah diperlukannya Mahkamah Konstitusi yang bersih yang jujur. Sehingga pada waktu ada persengketaan Pemilu nanti, maka kita percaya bahwa mereka bisa menyelesaikannya dengan adil,” ucap Erry, Senin (13/11/2023). 

Ia beralasan bahwa kondisi MK sekarang ini adalah lembaga yang paling mengkhawatirkan.

Baca juga: BREAKING NEWS: Anies-Cak Imin, Ganjar-Mahfud dan Prabowo-Gibran Resmi Jadi Peserta Pilpres 2024

Sebab, kasus putusan MK dipadang Erry sebagai suatu kekeliruan Ketua MK yang mencoreng kepercayaan masyarakat pada institusi hukum tertinggi di negara tersebut.

Selain itu, MK juga kini memiliki citra negatif karena dirasa dapat menjadi alat untuk meraih kekuasaan.

“Yang paling utama kekhawatiran kami adalah Mahkmah Konstitusi yang tidak bersih,” ujar Erry.

Sebelumnya Suhartoyo resmi dilantik menjadi Ketua MK periode 2023-2028 menggantikan Anwar Usman yang dicopot dari jabatannya oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK).

Anwar Usman dianggap melanggar kode etik dalam sengketa gugatan batas usia Capres Cawapres.

Baca juga: Mabes Polri Bantah Temuan Jubir TPN Ganjar-Mahfud Aiman Witjaksono soal Ketidaknetralan di Pemilu

Putusan itu dibacakan MKMK pada Selasa (7/11/2023) lalu. Akibat pelanggaran kode etik tersebut, Anwar Usman dinyatakan dicopot dari jabatan Ketua MK.

Sebagai gantinya, Hakim MK Suhartoyo diputuskan menjadi Ketua MK baru pengganti Anwar Usman berdasarkan musyawarah sembilan hakim MK.

“Memutuskan menetapkan keputusan MK tentang pengangkatan Ketua MK masa jabatan 2023-2028. Pertama, menetapkan Dr. Suhartoyo. SH.,MH, sebagai Ketua MK masa jabatan 2023-2028,” kata juru bicara MK, Fajar Laksono dikutip dari YouTube MK, Senin (13/11/2023).

Baca Juga  Anya Geraldine Ubah Perspektif Lidya Sebagai Pelakor dalam Layangan Putus The Movie

Fajar mengatakan setelah dilantik, Suhartoyo wajib mengucapkan sumpah di hadapan hakim MK.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *