Ketua KPK Firli Bahuri Bungkam Usai Diperiksa, Mobilnya Sempat Lindas Ujung Kaki Wartawan

Apartemen283 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA–Tidak satupun kalimat keluar dari mulut Ketua KPK Firli Bahuri usai diperiksa di Gedung Bareskrim, Mabes Polri, Jakarta, Kamis (16/11/2023).

Firli yang biasanya tampil percaya diri saat wartawan melakukan door stop kali ini justru menghindar.

Dia memilih mencoba bersembunyi dan berusaha menutupi wajahnya dengan tas yang ditentengnya.

Saat sudah berada di dalam mobil, Firli juga masih terlihat mencoba bersembunyi.

Seperti diketahui Firli menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan pemerasan terhadap eks Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Sebelumnya Firli sempat dua kali izin tidak hadir dalam pemeriksaan yang telah dijadwalkan.

Firli keluar dari Mabes Polri sekitar pukul 14.30 WIB. Firli keluar dari pintu Gedung Rupatama Mabes Polri.

Ngumpet dimobil

Gedung Rupatama sendiri memiliki akses untuk menuju ke Gedung Bareskrim.

Firli terpantau memakai batik coklat dengan masker, kemudian menaiki mobil Hyundai warna hitam berpelat B 1917 TJQ.

Di dalam mobil itu, Firli seolah sedang bersembunyi dari awak media. Sambil bersandar, ia berupaya menyembunyikan badannya dari jendela kaca mobil.

Di situ, Firli turut menyembunyikan wajahnya dengan tangan dan tas berwarna hitam. Sejumlah awak media pun tetap mengikuti mobil Firli. Namun, mobil tersebut tetap berjalan menuju pintu keluar Mabes Polri.

Bahkan, kaki salah seorang jurnalis sekaligus fotografer yang sedang meliput sempat terlindas ketika ingin mengambil foto Firli yang dalam mobil.

Secara terpisah, kuasa hukum Firli, Ian Iskandar, enggan mengatakan materi pemeriksaan yang dilakukan penyidik. “Yang bisa kami sampaikan bahwa dalam pemeriksaan hari ini adalah pemeriksaan yang sifatnya normatif.



Quoted From Many Source

Baca Juga  Cegah Tawuran dan Perang Sarung, Satpol PP Kota Tangerang Kerahkan Tim Alap-Alap

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *