Kasus Covid-19 Kembali Merebak, KKP Kelas I Bandara Soekarno-Hatta Terapkan Prokes kepada Penumpang

Apartemen258 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, TANGERANG – Penyebaran kasus Covid-19 kembali meningkat di Indonesia, Singapura, dan Malaysia.

Hal itu membuat Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Soekarno-Hatta (Soetta) Tangerang kembali menerapkan standar protokol kesehatan (prokes) kepada para penumpang penerbangan.

Kepala Kantor Kesehatan Pelabuha (KKP) Bandara Soetta Tangerang, Naning Nugrahini, mengatakan bahwa protokol kesehatan yang kembali diterapkan seperti menjaga jarak dan penggunaan masker dalam beraktivitas. 

“Penumpang dan seluruh pihak yang berada di Bandara Soekarno-Hatta akan kembali dianjurkan untuk pakai masker dan menjaga kebersihan tangan, semua maskapai dianjurkan juga untuk menerapkan protokol kesehatan,” kata Naning Nugrahini di Tangerang, Jumat (15/12/2023). 

Naning berujar bahwa kebijakan untuk tetap memakai masker dan menjaga kebersihan diri itu merupakan tindakan yang wajib kembali untuk dilaksanakan.

Apalagi, pergerakan penumpang di Bandara Soetta akan mengalami peningkatan menjelang Libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Baca juga: AP II Kerahkan 4.000 Personel Gabungan dan Tim Jibom di Bandara Soekarno-Hatta Saat Libur Nataru

“Diketahui memang Virus Covid-19 juga kembali merebak di Indonesia, maka dari itu untuk mengantisipasi penyebarannya, langkah-langkah ini kembali kami laksanakan,” ujar Naning.

Menurut Naning, pihaknya telah menyiapkan fasilitas kesehatan seperti posko dan klinik apabila ditemukan gejala akibat terjangkit virus menular tersebut. 

Selain itu, koordinasi bersama tim dokter dalam antisipasi terjadinya penularan Covid-19 juga dilakukan dengan melakukan surveilen atau pelacakan dan tes kesehatan pada penumpang. 

Nantinya, Tim Satgas Pengendalian Covid-19 Bandara Soetta bakal menganalisa para penumpang, baik yang datang maupun bertolak terkait penerapan protokol kesehatan. 

Baca juga: DISKUSI JAKPRO :Perekonomian Jakarta Belum Pulih Pasca Covid, Dipastikan Ekonomi Indonesia Melambat

“Ini merupakan bentuk pencegahan dalam menghadapi Nataru, kami kembali memperketat pengawasan terhadap pelaku perjalanan, baik dari dalam negeri maupun luar yang masuk ke Bandara,” tuturnya.

Baca Juga  Lowongan Kerja April 2024 PT Ultrajaya Milk Buka 5 Posisi Dicari Lulusan SMK dan Sarjana

“Apabila didapati tracking kontak erat di dalam pesawat, maka akan diberi rekomendasi untuk perawatan,” terang Naning Nugrahini.

Diketahui, Kementerian Kesehatan RI melaporkan kasus harian Covid-19 di Indonesia bertambah 35-40 kasus per 6 Desember 2023.

Dari jumlah tersebut, angka pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit mencapai 60 hingga 131 orang. 



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *