Firli Sebut Polisi Salah Geledah 3 Rumah, Disangka Rumahnya Ternyata Bukan

Apartemen299 Dilihat

WARTAKOTALIVECOM, Jakarta – Firli Bahuri Ketua KPK Firli Bahuri merespon soal kasus dugaan pemerasan oleh Pimpinan KPK terhadap mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang ditangani oleh Polda Metro Jaya.

Dalam kasus ini Firli menjadi saksi dan menyebut polisi salah rumah saat akan menggeledah rumahnya.

Firli menjelaskan tiga rumah itu kemudian menjadi sorotan publik karena dianggap rumahnya.

Nyatanya menurut Firli tiga rumah itu bukanlah miliknya.

Hal ini disampaikan oleh Firli dalam konferensi pers di Gedung KPK, Jakarta Selatan pada Senin (20/11/2023).

“Kami menerima surat izin penggeledahan yang saat itu tertuju dengan untuk lima rumah. Sedangkan yang tiga rumah lain alamatnya salah dan bukan rumah saya,” kata Firli

“Rekan-rekan pasti mengikuti ada tiga rumah yang menjadi sosortan, dianggap rumah Firli, padahal itu bukan rumah Firli,” jelas Firli lagi.

“Tentulah para pihak yang memiliki rumah menyampaikan keberatan kepada saya dan kepada yang melakukan penggeledahan. Sampai hari ini pun yang bersangkutan juga merasa tidak nyaman,” ujarnya lagi.

Sebagai informasi, rumah pribadi Firli di Bekasi menjadi salah satu lokasi yang digeledah penyidik pada Kamis (26/10).

Firli mengatakan tidak ada barang apapun yang dibawa penyidik dari penggeledahan di rumahnya itu.

“Berita acara penggeledahan dengan hasil tidak ada barang bukti ditemukan. Di saat penggeledahan disaksikan oleh sejumla pihak, termasuk Ketua RT setempat,” katanya.

Kemudian polisi juga melakukan penggeledahan di rumah rehatnya yang berada di Jalan Kertanegara Nomor 46, Jakarta Selatan.

Firli mengatakan ada tiga barang yang disita penyidik dari lokasi itu.

“Ada tiga barang yang disita, berupa kunci, gembok, dan juga keyless kunci mobil. Dan selama menjalani pemeriksaan dan sampai hari ini barang yang disita saya tidak pernah melihat dan tidak pernah ditunjukkan kepada saya,” katanya.

Baca Juga  Pengakuan Korban Dugaan Pelecehan Seksual: Berniat Gabung PSI Malah Diajak Ngamar Ketua DPD Jakbar

Kini kasus dugaan pemerasan pimpinan KPK kepada SYL saat ini telah naik ke tingkat penyidikan.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *