Debitur KUR BRI Kini Mendapat Layanan Perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan

Apartemen310 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM – BPJS Ketenagakerjaan kembali perluas perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan ke seluruh pekerja apapun profesinya.

Namun kali ini, BPJS Ketenagakerjaan bekerja sama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

Kerjasama itu menguntungkan para Debitur Kredit Usaha Rakyat (KUR) BRI yang kini sudah bisa mendapatkan layanan perlindungan dari BPJS Ketenagakerjaan.

Kerja sama ditandatangani oleh Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan Anggoro Eko Cahyo dan Direktur Utama BRI Sunarso di Gedung BRILiaN Jakarta, Rabu (17/10/2023).

Anggoro dalam keterangan tertulisnya, Kamis (19/10/2023), mengatakan, pihaknya akan menjadi jaring pengaman ekonomi dan sosial ke seluruh pekerja apapun profesinya ketika menghadapi risiko.

Sehingga menurutnya perlindungan jaminan sosial jadi sesuatu yang penting untuk dimiliki.

“Kembali kami mengajak seluruh pekerja untuk memastikan dirinya terlindungi BPJS Ketenagakerjaan, terutama saat ini untuk debitur KUR, para debitur KUR mayoritas merupakan tulang punggung di keluarga,”

“Jadi kita harus jamin mereka dan keluarganya terhindar dari risiko ekonomi dan sosial akibat risiko kerja yang mungkin terjadi, seperti risiko akibat kecelakaan kerja dan meninggal dunia,” jelas Anggoro.

Kerja sama guna mensinergikan fungsi saling mendukung optimalisasi pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi penerima KUR ini merupakan tindakan lanjutan sesuai Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perekonomian No 1 Tahun 2023 tentang Pedoman Pedoman Pelaksanaan Kredit Usaha Rakyat.

KUR ialah wujud dukungan pemerintah terhadap pemberdayaan UMKM untuk membatu memulai dan mengembangkan usaha.

Selain perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan bagi debitur KUR, 2 anak ahli waris debitur KUR juga akan mendapatkan manfaat beasiswa.

Hal itu bisa didapatkan apabila debitur KUR mengalami resiko meninggal dunia/ meninggal dunia akibat kecelakaan kerja, sehingga mengurangi angka anak putus sekolah.

Diketahui saat ini total akad KUR BRI sebanyak 2,3 juta pekerja, dari total tersebut sudah 81 persen debitur KUR Kecil telah menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, sedangkan KUR Mikro dan KUR Super Mikro masing-masing di kisaran 5 persen.

Baca Juga  Demokrat Bantah Jabatan AHY Politik Balas Budi Jokowi, Tak Merasa Menjadi Oposisi Lagi

“Jumlah peserta melalui KUR Kecil sudah sangat baik, kami bersama BRI akan mendorong kembali pekerja yang akan menjadi debitur KUR Mikro dan Kur Super Mikro untuk menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan” lanjut Anggoro.



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *