AS Kirim Dua Pasukan Elit Delta Force dan SEAL ke Jalur Gaza, Pernah Bunuh Osama bin Laden

Apartemen357 Dilihat

WARTAKOTALIVE.COM, JAKARTA–Pemerintah Amerika Serikat mengirim dua pasukan elit Delta Force dan Grup 6 SEAL untuk membantu tentara Israel dalam pertempuran di Jalur Gaza.

Tugas utama mereka adalah menyelamatkan warga AS yang disandera milisi Hamas.

Pada saat bersamaan ratusan pasukan cadangan IDF telah tiba di Bandara John F Kennedy menjawab seruan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.

Dua pejabat senior militer AS mengatakan kepada The Messenger bahwa ‘tim pendobrak’ telah disiagakan di negara terdekat di Eropa, siap membantu Israel jika diperlukan dalam pertempuran melawan Hamas.

Korban tewas di Israel meningkat menjadi 1.200 pada hari Selasa.

Baca juga: Jenazah Wanita yang Diarak Hamas Ternyata Artis Tato asal Jerman, AS Kirim Kapal Perang ke Israel

Sumber-sumber militer mengatakan kepada situs tersebut bahwa saat ini tidak ada indikasi pasukan khusus AS akan dikirim ke Israel, namun mereka hanya berjarak beberapa jam perjalanan dengan pesawat jika diperlukan.

Para pejabat militer tidak mau memastikan unit mana yang sedang disiapkan, namun mengatakan bahwa unit-unit tersebut berada di bawah Komando Operasi Khusus Gabungan.

Dua unit kontraterorisme utama di bawah Komando Operasi Khusus Gabungan adalah Pasukan Delta Angkatan Darat, dan Tim Enam SEAL Angkatan Laut, tim yang dikirim untuk membunuh Osama bin Laden.

Lloyd Austin, Menteri Pertahanan, mengatakan pada hari Selasa bahwa AS juga telah mengirimkan perunding sandera untuk membantu spesialis Israel.

Dua puluh orang Amerika masih hilang di Israel setelah serangan Hamas akhir pekan lalu, termasuk beberapa orang yang keluarganya mengatakan mereka telah disandera.

Austin mengatakan AS memiliki ‘orang-orang di lapangan’ yang akan membantu pemerintah Israel ‘dengan intelijen dan perencanaan’ untuk operasi potensial yang melibatkan upaya penyelamatan sandera.

Baca Juga  Jambret di Jaksel Tega Rampas Dompet Wanita Paruh Baya, Handphone dan Uang Rp 130 Ribu Raib

Para perunding sandera AS akan bekerja bersama tim yang sudah ada, yang bekerja di Kedutaan Besar AS di Tel Aviv, The Messenger melaporkan.

Austin mengatakan Pentagon memiliki ‘sel penghubung’ di Israel yang bekerja dengan pasukan operasi khusus Israel.

Austin juga mengatakan AS memiliki kemampuan untuk ‘dengan cepat mengerahkan sumber daya lain ke kawasan ini.’



Quoted From Many Source

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *